Alasan inilah yang membuat mengapa perempuan cenderung menyukai sekaligus menikmati seks berisiko tidak dapat dikaitkan dengan seks bebas atau moralitas yang longgar.
Penelitian ini menemukan bahwa perempuan yang menjadi subjek mungkin sering menyaksikan kejahatan dan bentuk kekerasan di masa kecil dan dewasa yang membawanya rentan terhadap seks berisiko. Demikian juga perempuan yang sering disiksa. Ia lebih mungkin menikmati hubungan seks tanpa kondom dan menggunakan alkohol atau obat sebelum berhubungan seks.
Padahal seks berisiko akan membuat perempuan terkena penyakit menular seksual dan kehamilan yang tidak direncanakan. Kajian ini telah diteliti terutama pada kalangan perempuan Afrika-Amerika yang sering mengalami kesulitan sosial-ekonomi.








0 komentar:
Posting Komentar